Bahas Percepatan Pembangunan Kota Baru Maja, Inilah 5 Rekomendasi Pemda Lebak

Lebak – Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Lebak menerima kunjungan Kementerian PPN/Bappenas dalam rangka koordinasi teknis pemantauan dan evaluasi pembangunan Kota Baru Maja, Senin (6/6). Terdapat 2 agenda dalam kegiatan ini meliputi rapat pembahasan utk mengidentifikasi perkembangan dan isu strategis serta kebutuhan dan dukungan yang diperlukan guna percepatan pembangunan Kota Baru Maja dan kunjungan lapangan ke beberapa titik.

Kepala Bapelitbangda, Hj. Virgojanti, mengawali rapat dengan mengingatkan kembali sejarah panjang Kota Baru Maja mulai dari 1994 hingga saat ini yang masih masuk dalam RPJMN 2020-2024 sebagai 1 dari 4 Kota Baru yang dicanangkan. Beliau juga menyampaikan perkembangan yang telah dilakukan oleh Pemda Lebak sebagai komitmen dukungan dalam pembangunan Kota Baru Maja mulai dari penyediaan sarana prasarana dasar, fasilitasi perizinan, hingga kepada upaya koordinasi dengan lintas kewenangan serta mengawal beberapa kegiatan seperti RDTR Kota Baru Maja dan Pengembangan Be Creative District (BCD). Pada akhir paparan disampaikan beberapa rekomendasi yang sekiranya dapat mempercepat pembangunan Kota Baru Maja meliputi: 1) Perlu adanya regulasi turunan dari RPJMN yang khusus membahas Kota Baru Maja; 2) Perlu dibentuk lembaga yang khusus mengelola Kota Baru Maja; 3) Perlu memperbarui MoU tahun 2016 dengan mencantumkan pembagian tugas yang implementatif; 4) Perlunya kepastian kebijakan yang mendasari developer dalam melakukan pembangunan di Kota Baru Maja; dan 5) Perlu segera hadir engine of growth untuk daya tarik bermukim melalui BCD maupun pusat agribisnis yang membuka peluang kerja juga bagi MBR.

Kementerian PPN/Bappenas yang diwakili oleh Koordinator Perkotaan, Agung M. H. Dorodjatoen, turut menyampaikan bahwa selain sebagai bagian dari major project dalam RPJMN 2020-2024, pembangunan Kota Baru Maja adalah salah satu kebijakan dalam mewujudkan Perkotaan Berkelanjutan 2045 sehingga perkembangannya akan dilakukan secara bertahap. Beliau juga menambahkan akan menindaklanjuti hasil rekomendasi yang disampaikan melalui koordinasi dengan K/L terkait. Adapun kunjungan lapangan dilakukan ke beberapa titik seperti Pasar Maja, Stasiun Maja, PDAM Maja, Rencana Pusat Agribisnis, dan Situ Cicinta.